Crear
Descargar
Obtener Plan Académico
Compartir juego
Intégralo en tu plataforma

Puedes integrar el juego en un LMS compatible con LTI 1.1 o LTI 1.3 como Canvas, Moodle, o Blackboard. De esta manera podrás guardar las puntuaciones automáticamente en el libro de calificaciones de esa plataforma.
Descargar
Has superado el número máximo de juegos que puedes integrar en Google Classroom con tu Plan actual.

Para integrar tantos juegos como quieras en Google Classroom, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

Has superado el número máximo de juegos que puedes integrar en Microsoft Teams con tu Plan actual.

Para integrar tantos juegos como quieras en Microsoft Teams, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

La descarga de juegos es una característica exclusiva para usuarios con un Plan Académico o un Plan Comercial.

Obtén ahora tu Plan Académico o Comercial y comienza a integrar tus juegos en tu LMS, web o blog.

Si lo deseas, puedes descargar un juego de prueba aquí y probar su integración:

QUIZ KEGIATAN EKONOMI

Test

Jugadas 6 %Acierto 40 Tiempo medio 00:-1

Sobre esta actividad

KEGIATANEKONOMI TERINTEGRASI THK

Creada por

Indonesia

Descarga la versión para jugar en papel

Crea tu propio juego gratis desde nuestro creador de juegos
Compite contra tus amigos para ver quien consigue la mejor puntuación en esta actividad

Top juegos

%
Anónimo
Anónimo
%
%
%
Has superado el número máximo de juegos que puedes imprimir con tu Plan actual.

Para imprimir tantos juegos como quieras, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

Imprime tu juego
QUIZ KEGIATAN EKONOMI
 

QUIZ KEGIATAN EKONOMIVersión en línea

KEGIATANEKONOMI TERINTEGRASI THK

por N_Anak Agung Ayu Nadia Nandini
1

Di sebuah desa pesisir, terdapat kelompok perajin sampah plastik yang mengolah limbah menjadi tas belanja modern. Kegiatan ini dilakukan untuk mengatasi masalah penumpukan sampah plastik yang merusak keindahan pantai dan mengganggu aktivitas para nelayan lokal. Berdasarkan konsep Tri Hita Karana, solusi penerapan kegiatan ekonomi yang paling tepat untuk menjaga keseimbangan lingkungan (Palemahan) sekaligus membantu perekonomian masyarakat (Pawongan) adalah…

2

Menjelang hari raya besar, permintaan janur, bunga, dan buah-buahan lokal di pasar tradisional meningkat tajam. Hal ini sering dimanfaatkan oleh sebagian oknum pedagang untuk menaikkan harga secara ekstrem dan menimbun barang agar barang langka di pasar. Tindakan penerapan solusi yang selaras dengan nilai Tri Hita Karana (Parahyangan dan Pawongan) untuk menjaga kelancaran kegiatan ekonomi tersebut adalah…

3

Pak Wayan adalah seorang pembuat ukiran kayu di Gianyar. Ia membeli kayu jati dari perhutani, memahatnya menjadi patung, lalu menjualnya kepada Ibu Ni Made yang memiliki galeri seni. Ibu Ni Made menjual patung tersebut kepada wisatawan asing untuk didekorasi di rumah mereka. Berdasarkan ilustrasi di atas, aktivitas Pak Wayan yang mengubah kayu gelondongan menjadi patung kayu bernilai seni tinggi tergolong ke dalam kegiatan ekonomi…

4

Peran Ibu Ni Made dalam ilustrasi cerita di atas adalah sebagai pelaku kegiatan ekonomi Distribusi. Analisis yang tepat mengenai kontribusi kegiatan Ibu Ni Made terhadap keharmonisan masyarakat (Pawongan) adalah…

5

Wisatawan asing yang membeli patung dari galeri Ibu Ni Made untuk dijangkau dan dipajang di rumahnya bertindak sebagai pelaku kegiatan Konsumsi. Karakteristik utama dari kegiatan konsumsi tersebut adalah…

6

Kelompok Tani Subak di Tabanan memanen padi organik. Padi tersebut dikemas oleh Koperasi Desa, lalu diangkut menggunakan truk menuju supermarket di kota, hingga akhirnya dibeli oleh keluarga Ibu Ketut untuk dikonsumsi sebagai makanan pokok harian. Berdasarkan alur kegiatan ekonomi Kelompok Tani Subak di atas, urutan jenis kegiatan ekonomi yang benar beserta pelakunya adalah…

7

Apabila proses pengangkutan beras dari desa ke kota menggunakan kendaraan yang mengeluarkan polusi asap sangat pekat dan dibuang sembarangan di sepanjang jalan, analisis dampak kegiatan distribusi tersebut terhadap ajaran Tri Hita Karana (Palemahan) adalah…

8

Keluarga Ibu Agung memilih membeli beras organik lokal hasil panen Subak dibandingkan beras impor yang dikemas plastik sekali pakai berlebihan. Analisis alasan pilihan konsumsi Ibu Ketut yang mencerminkan integrasi Tri Hita Karana adalah…

9

Sebuah pabrik tekstil di sekitar aliran sungai membuang limbah cair beracun hasil pewarnaan kain langsung ke sungai tanpa diolah terlebih dahulu melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Pabrik ini beralasan ingin menekan biaya produksi agar dapat menjual pakaian dengan harga sangat murah kepada masyarakat. Evaluasi yang paling tepat terhadap kegiatan produksi pabrik tersebut ditinjau dari prinsip Tri Hita Karana adalah…

10

Nadia sering membeli barang-barang kemasan plastik mewah secara berlebihan hanya untuk mengikuti tren di media sosial, meskipun barang tersebut akhirnya tidak terpakai dan menjadi tumpukan sampah yang dibakar di pekarangan rumahnya. Bagaimanakah penilaian kamu terhadap pola konsumsi Nadia jika dikaitkan dengan evaluasi kegiatan ekonomi yang bertanggung jawab berdasarkan Tri Hita Karana?

Penjelasan

Mengembangkan unit usaha daur ulang mengaplikasikan solusi nyata untuk mengatasi pencemaran lingkungan (Palemahan) serta memberdayakan perekonomian masyarakat sekitar (Pawongan).

Menerapkan kejujuran (Satya) dalam menetapkan harga dan distribusi mencerminkan ajaran Parahyangan (etika moral/religius) dan Pawongan (keharmonisan antarmanusia).

Mengubah bentuk bahan baku menjadi barang jadi yang memiliki nilai guna lebih tinggi adalah ciri utama kegiatan Produksi.

Kegiatan distribusi memindahkan barang dari produsen ke konsumen. Dalam sudut pandang Pawongan, hal ini menjalin kerja sama saling menguntungkan antara perajin dan pedagang.

Wisatawan bertindak sebagai konsumen yang memanfaatkan/mengurangi nilai guna barang untuk kepuasan/kebutuhan estetika tempat tinggalnya.

Petani menghasilkan beras (Produksi), Koperasi dan armada truk menyalurkan beras (Distribusi), dan Keluarga Ibu Ketut memakan beras tersebut (Konsumsi).

Distribusi yang tidak ramah lingkungan merusak ekosistem dan melanggar prinsip Palemahan (menjaga keharmonisan dengan alam).

Memilih produk lokal organik mendukung ekonomi sesama warga (Pawongan) dan mengurangi dampak bahan kimia merusak tanah (Palemahan).

Produksi yang mengabaikan pengolahan limbah melanggar nilai Palemahan (pencemaran sungai) dan Pawongan (membahayakan kesehatan masyarakat sekitar).

Konsumsi yang berlebihan (konsumtif) dan menghasilkan limbah tanpa pengelolaan yang baik bertentangan dengan prinsip pengendalian diri (Parahyangan) dan menjaga lingkungan (Palemahan).

¿Estás seguro que quieres abandonar la página?

Al abandonar la página perderás el progreso del juego.