Crear
Descargar
Obtener Plan Académico
Compartir juego
Intégralo en tu plataforma

Puedes integrar el juego en un LMS compatible con LTI 1.1 o LTI 1.3 como Canvas, Moodle, o Blackboard. De esta manera podrás guardar las puntuaciones automáticamente en el libro de calificaciones de esa plataforma.
Descargar
Has superado el número máximo de juegos que puedes integrar en Google Classroom con tu Plan actual.

Para integrar tantos juegos como quieras en Google Classroom, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

Has superado el número máximo de juegos que puedes integrar en Microsoft Teams con tu Plan actual.

Para integrar tantos juegos como quieras en Microsoft Teams, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

La descarga de juegos es una característica exclusiva para usuarios con un Plan Académico o un Plan Comercial.

Obtén ahora tu Plan Académico o Comercial y comienza a integrar tus juegos en tu LMS, web o blog.

Si lo deseas, puedes descargar un juego de prueba aquí y probar su integración:

Kuis Ka Koding: Algoritma & Literasi Digital

Sí o No

Jugadas 6 %Acierto 71 Tiempo medio 05:38

Sobre esta actividad

Uji pemahaman tentang algoritma, berpikir komputasional, dan literasi digital.

Creada por

Indonesia
Este juego es una version de

Descarga la versión para jugar en papel

Crea tu propio juego gratis desde nuestro creador de juegos
Compite contra tus amigos para ver quien consigue la mejor puntuación en esta actividad

Top juegos

%
Anónimo
Anónimo
%
%
%
Has superado el número máximo de juegos que puedes imprimir con tu Plan actual.

Para imprimir tantos juegos como quieras, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

Imprime tu juego
Kuis Ka Koding: Algoritma & Literasi Digital
 

Kuis Ka Koding: Algoritma & Literasi DigitalVersión en línea

Uji pemahaman tentang algoritma, berpikir komputasional, dan literasi digital.

por SD Karangmojo 4
1

Berpikir komputasional hanya relevan untuk programmer, tidak berguna di bidang lain.

2

Pseudocode tidak bisa membantu perancangan algoritma.

3

Literasi digital mencakup kemampuan mencari, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara online.

4

Algoritma adalah urutan langkah-langkah terdefinisi untuk menyelesaikan masalah.

5

Dekomposisi masalah tidak diperlukan jika masalahnya kecil.

6

Pemilihan struktur data sederhana dapat meningkatkan efisiensi program.

7

Pseudocode adalah representasi tingkat tinggi dari algoritma yang mudah dibaca manusia.

8

Berpikir komputasional melibatkan dekomposisi masalah menjadi bagian-bagian kecil.

9

Fotokopi kode dari internet tanpa memahami isinya adalah bagian dari literasi digital.

10

Algoritma harus selalu ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu.

11

Mendaftar akun media sosial otomatis membuat seseorang memiliki literasi digital tinggi.

12

Keamanan siber tidak terkait dengan kebiasaan online sehari-hari kita.

13

Membaca konten dengan kritis membantu mencegah hoaks.

14

Privasi online tidak bisa ditingkatkan dengan mengatur izin aplikasi pada perangkat.

15

Keamanan siber pribadi mencakup penggunaan kata sandi yang kuat.

16

Literasi digital hanya diperlukan di lingkungan kerja dan sekolah.

17

Digital literacy meliputi kemampuan mengevaluasi sumber informasi online.

18

Membatasi jejak digital dengan pengaturan privasi penting untuk keamanan.

19

Menghafal alamat URL suatu situs saja cukup untuk memastikan informasi yang akurat.

20

Etika digital penting saat berbagi konten secara online.

21

Simbol Proses berfungsi untuk menunjukkan langkah perhitungan atau operasi.

22

Simbol Terminal biasanya berbentuk oval.

23

Simbol Input/Output selalu berwarna biru dalam semua standar.

24

Garis panah menunjukkan aliran eksekusi dalam flowchart.

25

Simbol Keputusan hanya memiliki dua cabang (ya/tidak) pada setiap diagram.

26

Simbol Proses selalu mengandung kata 'proses'.

27

Garis aliran harus selalu lurus tanpa belokan.

28

Simbol Terminal tidak boleh terhubung dengan simbol Keputusan.

29

Simbol Keputusan berbentuk belah diamond (rombus).

30

Simbol Input/Output digambarkan sebagai belah ketupat (paralelogram).

31

Berpikir komputasional melibatkan pemecahan masalah menjadi langkah-langkah logis.

32

Diagram alir hanya berguna untuk alur produksi cetak, bukan untuk desain digital.

33

Algoritma wajib menyalin persis langkah kerja tanpa filtrasi ide kreatif.

34

Pemrosesan gambar di desain tidak memerlukan pemecahan masalah terstruktur.

35

Deklarasikan masalah, rancang solusi, dan uji ulang merupakan bagian dari proses pemikiran komputasional.

36

Diagram alir bisa digunakan untuk memodelkan proses desain hingga produksi.

37

Berpikir komputasional hanya relevan untuk pemrograman komputer, tidak untuk desain grafis.

38

Semua keputusan desain dibuat tanpa iterasi atau uji coba.

39

Dalam desain grafis, langkah algoritmik bisa membantu membuat mockup lebih efisien.

40

Penggunaan pseudocode dapat membantu merencanakan urutan tugas pada proyek desain.

¿Estás seguro que quieres abandonar la página?

Al abandonar la página perderás el progreso del juego.