Crear
Descargar
Obtener Plan Académico
Compartir juego
Test
Test

Perpajakan

Intégralo en tu plataforma

Puedes integrar el juego en un LMS compatible con LTI 1.1 o LTI 1.3 como Canvas, Moodle, o Blackboard. De esta manera podrás guardar las puntuaciones automáticamente en el libro de calificaciones de esa plataforma.
Descargar
Has superado el número máximo de juegos que puedes integrar en Google Classroom con tu Plan actual.

Para integrar tantos juegos como quieras en Google Classroom, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

Has superado el número máximo de juegos que puedes integrar en Microsoft Teams con tu Plan actual.

Para integrar tantos juegos como quieras en Microsoft Teams, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

La descarga de juegos es una característica exclusiva para usuarios con un Plan Académico o un Plan Comercial.

Obtén ahora tu Plan Académico o Comercial y comienza a integrar tus juegos en tu LMS, web o blog.

Si lo deseas, puedes descargar un juego de prueba aquí y probar su integración:

Perpajakan

Test

Jugadas 22

Sobre esta actividad

Kerjakan dengan bersungguh-sungguh

Creada por

Indonesia

Descarga la versión para jugar en papel

Crea tu propio juego gratis desde nuestro creador de juegos
Compite contra tus amigos para ver quien consigue la mejor puntuación en esta actividad

Top juegos

%
Anónimo
Anónimo
%
%
%
Has superado el número máximo de juegos que puedes imprimir con tu Plan actual.

Para imprimir tantos juegos como quieras, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

Imprime tu juego
Perpajakan
 

PerpajakanVersión en línea

Kerjakan dengan bersungguh-sungguh

por amanda putri nadila -4102
1

Seorang pegawai tetap lajang tanpa tanggungan direkrut 1 Maret 2024 dengan gaji pokok bulanan Rp12.000.000, tunjangan tetap Rp2.000.000, dan THR 1 kali gaji pokok dibayar pada bulan Mei. Perusahaan menggunakan metode tarif efektif rata-rata (TER) sesuai PMK 168/2023 dan tidak ada penghasilan lain. Dalam menghitung PPh Pasal 21 bulan Mei 2024, penghasilan bruto kumulatif sampai Mei harus diproyeksikan hingga akhir tahun untuk menentukan TER. Proyeksi penghasilan mana yang paling tepat digunakan?

Pilih satu atau lebih jawaban

2

Seorang pegawai tetap lajang tanpa tanggungan direkrut 1 Maret 2024 dengan gaji pokok bulanan Rp12.000.000, tunjangan tetap Rp2.000.000, dan THR 1 kali gaji pokok dibayar pada bulan Mei. Perusahaan menggunakan metode tarif efektif rata-rata (TER) sesuai PMK 168/2023 dan tidak ada penghasilan lain. Dalam menghitung PPh Pasal 21 bulan Mei 2024, penghasilan bruto kumulatif sampai Mei harus diproyeksikan hingga akhir tahun untuk menentukan TER. Proyeksi penghasilan mana yang paling tepat digunakan?

3

Karyawan baru Budi (TK/0, NPWP) mulai Feb 2026, gaji Rp20jt/bln, pindah metode dari gross ke TER. Bruto Feb Rp21jt (tunjangan). Tarif TER 0,25% (

4

Perusahaan X menerapkan TER untuk seluruh pegawai tetap berdasarkan PMK 168/2023. Seorang pegawai K/0 menerima penghasilan bruto teratur setahun yang diproyeksikan Rp180.000.000. Penghasilan kena pajak tahunan setelah PTKP diperkirakan Rp120.000.000. Berdasarkan lapisan tarif progresif, PPh Pasal 21 tahunan terproyeksi Rp9.000.000. Manakah pernyataan paling tepat terkait cara menentukan PPh Pasal 21 bulanan dengan TER adalah....

5

pegawai tetap status K/1 kerja di perusahaan yang menggunakan TER. Pada smstr pertama, proyeksi penghasilan bruto setahun adalah Rp300 jt, dengan PPh setahun terproyeksi Rp30jt. sehingga TER awal 10%. Di bulan Agustus, pegwai mendapatkan promosi efektif mulai Agustus sehingga proyeksi penghasilan bruto setahun naik menjadi Rp360.000.000 dan PPh setahun terproyeksi menjadi Rp42.000.000. Apa langkah paling tepat yang harus dilakukan perusahaan atas TER dan pemotongan PPh 21 mulai Agustus adalah...

6

Pegawai tetap status K/1 menggunakan TER. Di semester pertama, proyeksi penghasilan bruto setahun Rp300.000.000 dengan PPh terproyeksi Rp30.000.000 (TER awal 10%). Di bulan Agustus terjadi promosi sehingga proyeksi penghasilan bruto setahun naik menjadi Rp360.000.000 dan PPh terproyeksi Rp42.000.000. Langkah yang paling tepat yang harus dilakukan perusahaan atas TER dan pemotongan PPh 21 mulai Agustus adalah...

7

Kasus: Karyawan baru Budi (TK/0, NPWP) mulai Feb 2026, gaji Rp20jt/bln, pindah metode dari gross ke TER. Bruto Feb Rp21jt (tunjangan). Tarif TER 0,25% (

8

Analisis: Jika karyawan resign di tengah tahun, rekonsiliasi PPh 21 antara TER dan progresif aktual umumnya paling tepat dilakukan dengan prinsip bahwa penghitungan tahunan progresif berlaku penuh, sehingga opsi yang paling tepat untuk menilai kondisi akhir PPh 21 pegawai tersebut adalah....

9

Upah borongan: Pak Joko (NPWP) terima Rp120.000.000 per tahun dari PT ABC selama 10 bulan kerja. Jika penghasilan ini diperlakukan sebagai penghasilan borongan karyawan tetap, maka status dan pengenaan PPh 21 dengan TER skala tahunan (tarif 2% untuk bruto tahunan >Rp100.000.000) yang paling tepat adalah......

10

Bandingkan tarif TER vs progresif untuk bruto tahunan Rp250.000.000 (TK/0). Metode yang menghasilkan PPh lebih rendah adalah...

11

Syariah: Pegawai peserta Takaful, iuran Rp500.000 per bulan dipotong dari gaji. Pertanyaannya, apakah iuran ini memengaruhi PPh 21 dan bagaimana pengaruhnya terhadap penghasilan bruto dalam perhitungan TER adalah...

12

Hitung PPh 21 massal untuk 50 karyawan dengan rata‑rata penghasilan bruto Rp10.000.000 per bulan. Estimasi PPh bulanan menggunakan TER rata‑rata 0,75%. Total PPh 21 bulanan untuk semua karyawan adalah

13

ibu Sari bekerja sebagai karyawan harian dengan upah Rp400.000/hari selama 22 hari kerja dalam sebulan. Status pajak K/3. Berapakah estimasi PPh Pasal 21 terutang dalam satu bulan berdasarkan pendekatan TER adalah..

14

Karyawan tetap dengan status lajang menerima gaji bulanan sebesar Rp9.000.000 dan tidak memiliki penghasilan lain. Perusahaan menerapkan skema tarif efektif rata-rata (TER) sesuai PMK 168/2023. Manakah pernyataan yang paling tepat terkait langkah awal menentukan PPh Pasal 21 bulan Januari karyawan ini dengan skema TER adalah ...

15

Seorang pegawai menikah tanpa tanggungan (K/0) memperoleh gaji tetap Rp12.000.000 per bulan dan tunjangan tetap Rp1.000.000 per bulan. Perusahaan menggunakan TER berdasarkan PMK 168/2023. Apa tujuan utama penggunaan TER dalam konteks kasus ini adalah.....

16

Dalam penerapan PMK 168 Tahun 2023, staf payroll harus membedakan penghasilan teratur dan tidak teratur. Alasan yang paling tepat adalah.....

17

Pegawai A berstatus K/2 dengan gaji teratur Rp15.000.000 per bulan dan tunjangan tetap Rp2.000.000 per bulan. Tidak ada pengurang lain selain PTKP. Setelah dihitung, PKP setahun pegawai ini berada pada rentang yang menurut tabel TER menghasilkan tarif efektif rata‑rata sebesar 7 persen. Apa implikasi praktis angka 7 persen tersebut bagi perhitungan PPh 21 bulanan pegawai A adalah...

18

Seorang staf HR berpendapat: “Dengan adanya TER PMK 168/2023, kita tidak perlu lagi melakukan penyesuaian PPh 21 pada akhir tahun atau saat pegawai berhenti bekerja di tengah tahun.” Penilaian yang paling tepat terhadap pernyataan ini adalah....

19

Seorang pegawai menerima gaji teratur Rp8.000.000 per bulan dan THR sebesar satu kali gaji yang dibayarkan pada bulan Mei. Perusahaan telah menentukan TER atas penghasilan teratur pegawai ini. Perlakuan yang paling tepat atas THR dalam kaitannya dengan TER menurut semangat PMK 168/2023 adalah....

20

Pegawai B dan Pegawai C sama-sama berstatus TK/0 dan bekerja di perusahaan yang sama. Pegawai B menerima gaji teratur Rp7.000.000 per bulan, sedangkan Pegawai C menerima Rp14.000.000 per bulan. Perusahaan menerapkan TER sesuai PMK 168/2023. Mengapa TER yang digunakan untuk B dan C kemungkinan berbeda?

21

Dalam merancang sistem penggajian berbasis TER PMK 168/2023, perusahaan ingin memastikan transparansi kepada pegawai. Informasi mana yang paling penting disampaikan agar pegawai memahami logika di balik potongan PPh 21 bulanan mereka adalah....

Penjelasan

Karena : Penghasilan bruto bulan = 22 hari × Rp400.000 = Rp8.800.000 •Status K/3 → TER bulanan kategori C. •Rp8.800.000 > Rp4.500.000 → masuk lapisan TER bulanan 0,25%. •PPh 21 bulanan = 8.800.000 × 0,25% = Rp 22. 000 per hari Adjust PTKP K/3 prorata + biaya jabatan (dalam skema TER harian/bulanan K/3): •Dalam contoh yang kamu tulis, PPh 21 dihitung sebagai PPh final dengan memperhitungkan prorata PTKP dan biaya jabatan, sehingga hanya 14 hari efektif yang dikenakan PPh. = 14 hari x 22.000 = Rp 308.000

¿Estás seguro que quieres abandonar la página?

Al abandonar la página perderás el progreso del juego.