Crear
Descargar
Obtener Plan Académico
Compartir juego
Intégralo en tu plataforma

Puedes integrar el juego en un LMS compatible con LTI 1.1 o LTI 1.3 como Canvas, Moodle, o Blackboard. De esta manera podrás guardar las puntuaciones automáticamente en el libro de calificaciones de esa plataforma.
Descargar
Has superado el número máximo de juegos que puedes integrar en Google Classroom con tu Plan actual.

Para integrar tantos juegos como quieras en Google Classroom, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

Has superado el número máximo de juegos que puedes integrar en Microsoft Teams con tu Plan actual.

Para integrar tantos juegos como quieras en Microsoft Teams, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

La descarga de juegos es una característica exclusiva para usuarios con un Plan Académico o un Plan Comercial.

Obtén ahora tu Plan Académico o Comercial y comienza a integrar tus juegos en tu LMS, web o blog.

Si lo deseas, puedes descargar un juego de prueba aquí y probar su integración:

ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT

Presentación

Jugadas 4

Sobre esta actividad

KELOMPOK 2 :
1.NAURA ISLANDARI
2.A.ANINDYA AQILA
3.NUR ELVIANARISTA
4.DANIL MUAMMAR
5.BAYU SETIAWAN

Creada por

Indonesia

Descarga la versión para jugar en papel

Crea tu propio juego gratis desde nuestro creador de juegos
Compite contra tus amigos para ver quien consigue la mejor puntuación en esta actividad

Top juegos

%
Anónimo
Anónimo
%
%
%
Has superado el número máximo de juegos que puedes imprimir con tu Plan actual.

Para imprimir tantos juegos como quieras, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

Imprime tu juego
ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
 

ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLITVersión en línea

KELOMPOK 2 : 1.NAURA ISLANDARI 2.A.ANINDYA AQILA 3.NUR ELVIANARISTA 4.DANIL MUAMMAR 5.BAYU SETIAWAN

por Naura Naura
1

Bagaimana prinsip dasar hantaran listrik pada larutan elektrolit?

Prinsip dasar hantaran listrik pada larutan elektrolit adalah adanya ion-ion positif (kation) dan negatif (anion) yang bergerak bebas di dalam larutan, hasil dari proses ionisasi atau disosiasi zat terlarut saat dilarutkan dalam air, yang kemudian membawa muatan listrik saat dialiri arus, menyebabkan kation menuju katoda dan anion menuju anoda.


Prosesnya:

•Pelarutan dan Ionisasi: Ketika zat elektrolit (seperti garam atau asam) dilarutkan dalam air, molekulnya akan terurai atau terionisasi menjadi ion-ion penyusunnya yang bermuatan (misalnya, NaCl menjadi Na⁺ dan Cl⁻).

•Gerakan Ion Bebas: Ion-ion positif dan negatif ini tersebar dan bergerak bebas di seluruh larutan.

•Aliran Arus Listrik: Saat elektroda (katoda dan anoda) dihubungkan ke sumber listrik, arus listrik akan mengalir melalui larutan.

•Pergerakan Ion Terarah:

Ion positif (kation) akan tertarik ke katoda (elektroda negatif), di mana mereka menerima elektron (reduksi).

Ion negatif (anion) akan tertarik ke anoda (elektroda positif), di mana mereka melepaskan elektron (oksidasi).

•Pembawa Muatan: Pergerakan ion-ion inilah yang secara efektif membawa muatan listrik melalui larutan, sehingga larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik.

2

Apa saj faktor yang memengaruhi kuat lemahnya daya hantar listrik suatu lingkungan?

Kuat atau lemahnya daya hantar listrik suatu rangkaian, khususnya dalam konteks larutan elektrolit, sangat dipengaruhi oleh kemampuan komponen di dalam larutan tersebut untuk membawa muatan listrik. 

Berikut adalah faktor-faktor utama yang memengaruhi kuat lemahnya daya hantar listrik:

• Konsentrasi Ion (Jumlah Ion)Semakin tinggi konsentrasi ion dalam larutan, semakin kuat daya hantar listriknya. Hal ini terjadi karena banyaknya ion yang tersedia untuk membawa muatan listrik meningkat, sehingga resistansi larutan menurun dan konduktivitas meningkat.

•Jenis Elektrolit (Tingkat Ionisasi/Disosiasi)

Elektrolit Kuat: Terionisasi sempurna dalam air, menghasilkan banyak ion, sehingga daya hantar listriknya kuat. Contoh: Asam kuat , basa kuat, dan garam.

Elektrolit Lemah: Terionisasi sebagian, menghasilkan sedikit ion, sehingga daya hantar listriknya lemah. Contoh: Asam cuka .

Nonelektrolit: Tidak terionisasi, tidak menghasilkan ion, sehingga tidak menghantarkan listrik.

•Suhu Larutan

Peningkatan suhu umumnya meningkatkan daya hantar listrik larutan. Hal ini terjadi karena suhu yang lebih tinggi meningkatkan kecepatan pergerakan ion dan mengurangi viskositas (kekentalan) pelarut.

•Jenis Elektroda

Penggunaan elektroda yang berbeda, seperti tembaga (Cu) atau seng (Zn), mempengaruhi arus listrik yang dihasilkan, di mana jenis elektroda yang tepat dapat mengoptimalkan perpindahan elektron.

•Tingkat Keasaman

(pH)Semakin tinggi tingkat keasaman (pH rendah), semakin banyak elektron yang dihasilkan (dalam konteks larutan asam tertentu), yang berarti daya hantar listriknya berpotensi lebih besar.

•Kualitas dan Tahanan Penghantar

Kualitas bahan isolasi, jenis bahan konduktor (logam), dan tahanan (resistansi) pada kabel atau komponen rangkaian juga mempengaruhi seberapa efisien arus listrik dapat mengalir. 

3

Bagaimana cara membedakan larutan kedalam kategori elektronik kuat, lemah dan non elektrolit?

Untuk membedakan larutan elektrolit kuat, lemah, dan non-elektrolit, gunakan uji nyala lampu dan gelembung gas: Elektrolit kuat menyalakan lampu terang + banyak gelembung.

elektrolit lemah menyalakan redup/mati + sedikit gelembung. non-elektrolit tidak menyala + tidak ada gelembung, karena kemampuan menghantarkan arus listrik berbeda akibat tingkat ionisasinya. 

Uji Nyala Lampu dan Gelembung Gas

1. Elektrolit Kuat:

Lampu Menyala terang.

Gelembung: Banyak gelembung gas di elektroda.

Alasan: Terionisasi sempurna , menghasilkan banyak ion bebas.

Contoh: HCl, NaOH, NaCl (dalam air).

2.Elektrolit Lemah:Lampu: Menyala redup atau mati.

Gelembung: Sedikit gelembung gas.

Alasan: Terionisasi menjadi ion dalam jumlah sedikit.

Contoh: CH₃COOH (asam cuka), NH₃ (amonia), HF (asam fluorida).

Non-Elektrolit:

Lampu: Mati.

Gelembung: Tidak ada gelembung gas.

Alasan: Tidak terionisasi sama sekali , tetap dalam bentuk molekul.

Contoh: Gula (sukrosa), urea, etanol.


 Prinsip Dasar Perbedaan ini terjadi karena larutan elektrolit mengandung ion-ion yang dapat bergerak bebas mengantarkan listrik, sementara non-elektrolit tidak memiliki ion bebas. 

¿Estás seguro que quieres abandonar la página?

Al abandonar la página perderás el progreso del juego.