Crear
Descargar
Obtener Plan Académico
Compartir juego
Intégralo en tu plataforma

Puedes integrar el juego en un LMS compatible con LTI 1.1 o LTI 1.3 como Canvas, Moodle, o Blackboard. De esta manera podrás guardar las puntuaciones automáticamente en el libro de calificaciones de esa plataforma.
Descargar
Has superado el número máximo de juegos que puedes integrar en Google Classroom con tu Plan actual.

Para integrar tantos juegos como quieras en Google Classroom, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

Has superado el número máximo de juegos que puedes integrar en Microsoft Teams con tu Plan actual.

Para integrar tantos juegos como quieras en Microsoft Teams, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

La descarga de juegos es una característica exclusiva para usuarios con un Plan Académico o un Plan Comercial.

Obtén ahora tu Plan Académico o Comercial y comienza a integrar tus juegos en tu LMS, web o blog.

Si lo deseas, puedes descargar un juego de prueba aquí y probar su integración:

Manusia Purba di Indonesia

Presentación

(1)
Jugadas 109

Sobre esta actividad

Jenis-jenis Manusia Purba di Indonesia Zaman Pra Aksara

Creada por

Indonesia

Descarga la versión para jugar en papel

Crea tu propio juego gratis desde nuestro creador de juegos
Compite contra tus amigos para ver quien consigue la mejor puntuación en esta actividad

Top juegos

%
Anónimo
Anónimo
%
%
%
Has superado el número máximo de juegos que puedes imprimir con tu Plan actual.

Para imprimir tantos juegos como quieras, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

Imprime tu juego
Manusia Purba di Indonesia
 

Manusia Purba di IndonesiaVersión en línea

Jenis-jenis Manusia Purba di Indonesia Zaman Pra Aksara

por ADAM NURUL HUSSEIN, SPd., Gr.
1

Evolusi Manusia

Peralihan Manusia Purba ke Manusia Modern

2

Manusia Purba Indonesia

QR

Silakan diputar video penjelasan Manusia Purba di Indonesia.

3

1. Meganthropus Paleojavanicus

1. Meganthropus Paleojavanicus

Ditemukan oleh G.H.R Von Koenigswald pada tahun 1936-1941.


Dinamakan Meganthropus Paleojavanicus yang artinya manusia raksasa dari Jawa.

Diperkirakan hidup pada zaman pleistosen awal (1,9 juta tahun yang lalu).


Ciri Meganthropus:

- Tubuh besar dan kuat

- Rahang kuat

- Kening menonjol

- Tidak memiliki dagu

- Otak kecil

- Geraham yang lebih besar

4

2. Pithecantropus Erectus

2. Pithecantropus Erectus


Ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1890

Dinamakan Pithecantropus Erectus yang artinya manusia kera yang berjalan tegak.

Diperkirakan hidup pada zaman pleistosen tengah.


Ciri Pitecantropus:

-Tinggi badan 165-180 cm

- Memiliki geraham yang besar

- Rahang yang kuat

- Tonjolan kening tebal

- Memiliki tonjolan belakang kepala

- Belum memiliki dagu

- Hidung lebar

- Volume otak 750-1.300cc

5

3. Homo Wajakensis

3. Homo Wajakensis


Ciri-ciri Homo Wajakensis secara umum meliputi

  1. wajah yang datar dan lebar,
  2. volume otak sekitar 1.630 cc,
  3. tinggi tubuh sekitar 173 cm,
  4. dan tulang tengkorak yang berukuran sedang serta agak lonjong.
  5. Mereka memiliki rahang yang kokoh, gigi besar, dan rahang yang padat.
  6. Akar hidungnya lebar dan bagian mulutnya sedikit menonjol.
  7. Selain itu, Homo Wajakensis menunjukkan ciri-ciri tubuh yang sudah berjalan tegak dan memiliki otot serta tulang berukuran besar, menunjukkan mereka termasuk jenis manusia purba yang sudah cukup maju dalam evolusinya.


Fosil Homo Wajakensis ditemukan di Tulungagung, Jawa Timur, dan diperkirakan berasal dari ras Australoid, serta memiliki persamaan dengan fosil manusia asli Australia dan penduduk asli dari wilayah Asia Tenggara dan sekitar.

6

4. Homo Soloensis

Ditemukan oleh Ter Haag, Oppenoorth dan Von Koengswald pada tahun 1931-1939

Diperkirakan hidup pada 900.000-300.000 tahun yang lalu.


Ciri fisik:


Tengkorak berbentuk lonjong, tebal, dan masif dengan tonjolan kening yang tebal dan melintang sepanjang pelipis.


Hidung lebar, rongga mata sangat panjang.


Gigi geraham besar dengan rahang yang kuat, tulang rahang dan gigi lebih besar dan kuat dibanding manusia purba lain.


Volume otak berkisar antara 1000 hingga 1300 cc (ada sumber menyebut 1013-1251 cc).


Tinggi badan berkisar antara 130 hingga 210 cm.


Tubuh tegap, tulang belakang lebih panjang dan lurus, jari tangan panjang dan fleksibel.


Otot tengkuk mengalami penyusutan, bagian belakang tengkorak bulat dan tinggi.


Wajah dan hidung lebar, dahi dan mulut masih menonjol meski tidak seperti Pithecanthropus, muka tidak menonjol ke depan.


Berat badan diperkirakan antara 30 hingga 150 kg.

7

5. Homo Floresiensis (Manusia Liang Bua)

Ditemukan oleh Peter Brown, Mike Morwood, dan tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional pada 2003

Diperkirakan hidup pada 94.000-13.000 tahun yang lalu



Ciri Manusia Bua:

- Hanya memiliki tinggi 100 cm (disebut juga dengan "Hobbit dari Flores"

- Mempunyai tengkorak yang panjang dan rendah berukuran kecil

- Volume otaknya hanya 300 cc

8

Otak Manusia Purba

Otak manusia purba di Indonesia memiliki variasi ukuran yang mencerminkan evolusi dan kecerdasan mereka. Beberapa jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia beserta ukuran volume otak mereka antara lain:

  • Meganthropus Paleojavanicus, fosil tertua di Indonesia, memiliki volume otak sekitar 800-1000 cc.
  • Pithecanthropus Mojokertensis dan Pithecanthropus Erectus memiliki volume otak berkisar antara 750 hingga 1300 cc. Pithecanthropus erectus, yang ditemukan di Trinil, memiliki volume otak sekitar 900 cc.
  • Homo Soloensis memiliki volume otak sekitar 1000-1300 cc.
  • Homo Wajakensis memiliki volume otak yang lebih besar, sekitar 1630 cc, yang mendekati volume otak manusia modern.
  • Ukuran otak manusia purba secara umum berkembang dari sekitar 900 cc pada Homo erectus menjadi sekitar 1300 cc pada beberapa manusia purba yang lebih baru, dengan Homo sapiens modern memiliki volume otak rata-rata antara 1200 hingga 1400 cc.


Volume otak ini menunjukkan peningkatan kapasitas kognitif dan kecerdasan yang semakin maju dari manusia purba tertua hingga manusia modern di Indonesia. Bentuk dan volume otak yang bertambah besar juga diiringi kemampuan yang lebih canggih dalam mencari makan dan bertahan hidup selama masa purba.


Jadi, otak manusia purba di Indonesia memiliki ukuran yang cukup besar dan menunjukkan perkembangan evolusioner yang signifikan sepanjang zaman purba hingga mendekati manusia modern saat ini.

¿Estás seguro que quieres abandonar la página?

Al abandonar la página perderás el progreso del juego.