Crear
Descargar
Obtener Plan Académico
Compartir juego
Intégralo en tu plataforma

Puedes integrar el juego en un LMS compatible con LTI 1.1 o LTI 1.3 como Canvas, Moodle, o Blackboard. De esta manera podrás guardar las puntuaciones automáticamente en el libro de calificaciones de esa plataforma.
Descargar
Has superado el número máximo de juegos que puedes integrar en Google Classroom con tu Plan actual.

Para integrar tantos juegos como quieras en Google Classroom, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

Has superado el número máximo de juegos que puedes integrar en Microsoft Teams con tu Plan actual.

Para integrar tantos juegos como quieras en Microsoft Teams, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

La descarga de juegos es una característica exclusiva para usuarios con un Plan Académico o un Plan Comercial.

Obtén ahora tu Plan Académico o Comercial y comienza a integrar tus juegos en tu LMS, web o blog.

Si lo deseas, puedes descargar un juego de prueba aquí y probar su integración:

Pengantar Perpajakan

Test

Jugadas 4

Sobre esta actividad

Pengenalan Perpajakan bagian 1

Creada por

Indonesia

Descarga la versión para jugar en papel

Crea tu propio juego gratis desde nuestro creador de juegos
Compite contra tus amigos para ver quien consigue la mejor puntuación en esta actividad

Top juegos

%
Anónimo
Anónimo
%
%
%
Has superado el número máximo de juegos que puedes imprimir con tu Plan actual.

Para imprimir tantos juegos como quieras, necesitas un Plan Académico o un Plan Comercial.

Imprime tu juego
Pengantar Perpajakan
 

Pengantar PerpajakanVersión en línea

Pengenalan Perpajakan bagian 1

por 028_PE22I_Zain Fuadi Muhammad R
1

Teori pemungutan pajak yang menyamakan fungsi pajak dengan "pompa" yang mengambil daya beli masyarakat dan menyalurkannya kembali untuk kepentingan publik adalah...

2

Jika seorang Wajib Pajak (WP) membayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) saat membeli barang, lalu mengalihkan beban pajak tersebut kepada konsumen akhir, jenis pajak ini tergolong...

3

Saat timbulnya utang pajak menurut ajaran material adalah ketika...

4

Berikut ini yang merupakan contoh penerapan fungsi regulerend pajak adalah....

5

Perbedaan mendasar antara hukum pajak materiil dan hukum pajak formil terletak pada...

6

Jika Wajib Pajak A memiliki penghasilan Rp 600 juta/tahun dan dikenakan tarif pajak 15%, sedangkan WP B dengan penghasilan Rp 70 juta/tahun dikenakan tarif 5%, prinsip pemungutan pajak yang diterapkan adalah...

7

Utang pajak dapat dihapuskan melalui kompensasi apabila...

8

Tarif pajak yang persentasenya menurun ketika dasar pengenaan pajak (DPP) meningkat, tetapi jumlah nominal pajaknya tetap naik, disebut...

9

Pajak daerah yang dipungut berdasarkan penggunaan fasilitas tertentu, seperti parkir atau pasar, tergolong jenis pungutan...

10

Tarif pajak yang diterapkan pada Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi di Indonesia bersifat...

11

Dasar pengenaan tarif proporsional pada PPN adalah...

12

Contoh penerapan asas sumber dalam pemungutan pajak adalah...

Penjelasan

Teori Gaya Beli (Ability to Pay Theory) menganggap pajak sebagai alat redistribusi daya beli. Pajak diambil dari masyarakat dan disalurkan kembali melalui pembangunan/public investment, seperti fungsi pompa. Teori ini tidak mempersoalkan asal pemungutan, tetapi fokus pada peran pajak dalam pemerataan.

PPN adalah pajak tidak langsung karena beban pajak dapat dialihkan ke pihak lain (konsumen). Sifatnya objektif karena pengenaannya berdasarkan objek (transaksi penyerahan barang/jasa), bukan kondisi subjektif WP

Ajaran material menyatakan utang pajak timbul ketika terpenuhinya kondisi objek yang diatur UU (misal: transaksi terjadi, penghasilan diperoleh). Ini sejalan dengan sistem self assessment, di mana WP aktif menentukan kewajiban pajaknya.

Fungsi regulerend adalah pajak sebagai alat mengatur kebijakan ekonomi/sosial. Tax holiday (pembebasan pajak sementara) bertujuan menarik investasi asing, sehingga termasuk instrumen regulasi. Opsi C dan D juga regulerend, tetapi E lebih spesifik mengatur investasi.

Hukum pajak materiil: Mengatur apa yang dikenai pajak, tarif, dan hapusnya utang pajak (contoh: UU PPh). Hukum pajak formil: Mengatur cara melaksanakan hukum materiil (contoh: UU KUP tentang prosedur SPT, pemeriksaan).

Equity (keadilan) menekankan pembebanan pajak sesuai kemampuan WP. WP berpenghasilan tinggi (A) dikenakan tarif lebih tinggi daripada WP berpenghasilan rendah (B). Equality hanya menuntut kesamaan perlakuan untuk kondisi yang sama.

Kompensasi adalah pengurangan utang pajak dengan cara memperhitungkan kelebihan pembayaran pajak (misal: dari masa pajak sebelumnya) atau kerugian fiskal yang dapat dikompensasikan

1. Progresif-degresif: Persentase tarif naik seiring kenaikan DPP, tetapi tingkat kenaikan persentasenya menurun. Contoh: PPh badan dengan fasilitas pengurangan tarif untuk UMKM. 2. Degresif murni: Persentase turun saat DPP naik (tidak umum di Indonesia).

Retribusi adalah pungutan sehubungan dengan pemberian jasa/fasilitas oleh pemerintah (contoh: retribusi parkir, pasar). Bea masuk/cukai adalah pungutan pusat, sedangkan iuran bersifat sukarela.

Tarif PPh orang pribadi bersifat progresif-proporsional: Persentase naik sesuai lapisan penghasilan. Kenaikan persentase tetap (5% → 15% → 25% → 30%). Progresif-progresif berarti kenaikan persentase tidak tetap (tidak ada di Indonesia).

PPN menggunakan tarif proporsional (10%) yang dihitung berdasarkan Nilai Penggantian (harga jual/nilai impor/nilai ekspor). Tarif proporsional berarti persentase tetap berapapun DPP-nya.

Asas sumber: Negara berhak mengenakan pajak atas penghasilan yang bersumber di wilayahnya, terlepas dari status subjek pajak. Contoh: WNA bekerja di Indonesia hanya dikenai PPh atas penghasilan dari Indonesia

¿Estás seguro que quieres abandonar la página?

Al abandonar la página perderás el progreso del juego.