Icon Crear Crear

Mengenal Silsilah keluarga

Video Quiz

(1)
Silsilah keluarga adalah representasi visual atau deskriptif dari hubungan genealogis antara anggota keluarga dalam satu atau beberapa generasi. Konsep ini membantu memahami asal-usul, hubungan keluarga, dan garis keturunan seseorang. Berikut adalah elemen utama dalam konsep silsilah keluarga:

1. Struktur Dasar:
Akar (Generasi Pendahulu): Biasanya dimulai dengan generasi tertua atau nenek moyang, seperti kakek-nenek atau leluhur yang dikenal.
Batang (Generasi Tengah): Mewakili generasi anak-anak dari leluhur, seperti orang tua.
Cabang (Generasi Berikutnya): Mencakup keturunan langsung, seperti anak-anak, cucu, dan seterusnya.
2. Elemen Penting:
Individu: Setiap anggota keluarga direpresentasikan dengan nama, tanggal lahir, dan terkadang informasi lain seperti lokasi atau pekerjaan.
Hubungan: Garis atau koneksi yang menunjukkan hubungan antara individu, seperti pasangan (garis horizontal) atau orang tua-anak (garis vertikal).
Simbol: Tanda atau ikon untuk membedakan jenis hubungan (misalnya, warna atau bentuk berbeda untuk pasangan menikah, anak angkat, dll.).
3. Format Representasi:
Pohon Keluarga (Family Tree): Bentuk seperti pohon, dengan akar di bagian bawah (leluhur) dan cabang menuju atas (keturunan).
Bagan Matriks (Pedigree Chart): Biasanya horizontal, cocok untuk menampilkan banyak generasi secara mendetail.
Lingkaran Sosial (Kinship Diagram): Menggunakan simbol seperti lingkaran (perempuan) dan segitiga (laki-laki) untuk menunjukkan hubungan.
4. Tujuan Silsilah Keluarga:
Genealogi: Melacak garis keturunan dan asal-usul keluarga.
Dokumentasi Sejarah: Memelihara warisan budaya atau cerita keluarga.
Psikologis dan Sosial: Memahami identitas diri dan hubungan antaranggota keluarga.
Hukum: Untuk keperluan pewarisan, legalitas, atau pembuktian hubungan darah.
5. Contoh:
Silsilah sederhana mungkin mencakup kakek-nenek, orang tua, dan anak-anak.
Silsilah kompleks mencakup banyak cabang dari garis ayah dan ibu, serta mencatat kerabat jauh, seperti sepupu atau keponakan.

Descarga la versión para jugar en papel

Edad recomendada: 13 años
11 veces realizada

Creada por

Indonesia

Top 10 resultados

  1. 1
    01:42
    tiempo
    100
    puntuacion
  2. 2
    01:46
    tiempo
    100
    puntuacion
  3. 3
    02:18
    tiempo
    100
    puntuacion
  4. 4
    04:21
    tiempo
    75
    puntuacion
¿Quieres aparecer en el Top 10 de este juego? para identificarte.
Crea tu propio juego gratis desde nuestro creador de juegos
Compite contra tus amigos para ver quien consigue la mejor puntuación en esta actividad

Top juegos

  1. tiempo
    puntuacion
  1. tiempo
    puntuacion
tiempo
puntuacion
tiempo
puntuacion
 
game-icon

Mengenal Silsilah keluargaVersión en línea

Silsilah keluarga adalah representasi visual atau deskriptif dari hubungan genealogis antara anggota keluarga dalam satu atau beberapa generasi. Konsep ini membantu memahami asal-usul, hubungan keluarga, dan garis keturunan seseorang. Berikut adalah elemen utama dalam konsep silsilah keluarga: 1. Struktur Dasar: Akar (Generasi Pendahulu): Biasanya dimulai dengan generasi tertua atau nenek moyang, seperti kakek-nenek atau leluhur yang dikenal. Batang (Generasi Tengah): Mewakili generasi anak-anak dari leluhur, seperti orang tua. Cabang (Generasi Berikutnya): Mencakup keturunan langsung, seperti anak-anak, cucu, dan seterusnya. 2. Elemen Penting: Individu: Setiap anggota keluarga direpresentasikan dengan nama, tanggal lahir, dan terkadang informasi lain seperti lokasi atau pekerjaan. Hubungan: Garis atau koneksi yang menunjukkan hubungan antara individu, seperti pasangan (garis horizontal) atau orang tua-anak (garis vertikal). Simbol: Tanda atau ikon untuk membedakan jenis hubungan (misalnya, warna atau bentuk berbeda untuk pasangan menikah, anak angkat, dll.). 3. Format Representasi: Pohon Keluarga (Family Tree): Bentuk seperti pohon, dengan akar di bagian bawah (leluhur) dan cabang menuju atas (keturunan). Bagan Matriks (Pedigree Chart): Biasanya horizontal, cocok untuk menampilkan banyak generasi secara mendetail. Lingkaran Sosial (Kinship Diagram): Menggunakan simbol seperti lingkaran (perempuan) dan segitiga (laki-laki) untuk menunjukkan hubungan. 4. Tujuan Silsilah Keluarga: Genealogi: Melacak garis keturunan dan asal-usul keluarga. Dokumentasi Sejarah: Memelihara warisan budaya atau cerita keluarga. Psikologis dan Sosial: Memahami identitas diri dan hubungan antaranggota keluarga. Hukum: Untuk keperluan pewarisan, legalitas, atau pembuktian hubungan darah. 5. Contoh: Silsilah sederhana mungkin mencakup kakek-nenek, orang tua, dan anak-anak. Silsilah kompleks mencakup banyak cabang dari garis ayah dan ibu, serta mencatat kerabat jauh, seperti sepupu atau keponakan.

por ika nur setyawati
1

Orang tua laki-laki dari ayah atau ibu disebut

2

Orang tua perempuan dari ayah dan ibu disebut

3

Orang tua laki-laki dari anak disebut

4

Orang tua perempuan dari anak disebut

5

Adik laki-laki dari ayah atau ibu disebut

6

Adik perempuan dari ayah atau ibu disebut

7

Saudara kandung laki-laki dari kita disebut

8

Anak perempuan dari paman atau bibi kita disebut